Beranda HUKUM 10 Kasus Perjudian Berhasil Dibongkar Polres Dharmasraya

10 Kasus Perjudian Berhasil Dibongkar Polres Dharmasraya

Kasus Perjudian
Kasus perjudian di wilayah hukum Dharmasraya berhasil dibongkar oleh petugas kepolisian. Hal ini sesuai dengan instruksi Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) terkait maraknya kasus perjudian akhir-akhir ini.

Bukan hanya kasus perjudian yang diberangus oleh Kapolres Dharmasraya dengan jajarannya, juga penyakit masyarakat lainnya yang telah meresahkan. Kapolres menyatakan, tidak ada toleransi terhadap pelaku tindakan kriminal di wilayah hukum Dharmasraya.

Hal itu terungkap saat Press Conference yang digelar di halaman Kantor Polres, Senin, 05/09/2022. Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah, S.I.K  mengatakan pengungkapan kasus perjudian selama bulan Agustus terdapat 10 kasus, antara lain kasus perjudian kartu remi jenis Abok sebanyak 1 kasus dan kasus perjudian Online jenis Togel sebanyak 9 kasus.

Kapolres melalui Kasat Reskrim, Iptu Dwi Angga Prasetiyo menyampaikan ada 10 lokasi telah digerebek oleh petugas seperti di Jorong Lagan Jaya Nagari Sipangkur Kecamatan Tiumang Kabupaten Dharmasraya.

Penangkapan juga dilakukan di Jorong Sungai Salak, Nagari Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Jorong Ranah Baru Nagari Kurnia Selatan Kecamatan Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya

Simpang Kelapa Jorong 3 Nagari Ranah Jaya Kecamatan Koto Besar Kabupaten Dharmasraya. Warung Terlapor di Jorong Seberang Piruko Barat Nagari Koto Baru Kecamatan Koto Baru Kabupaten Dharmasraya, dan sejumlah lokasi lainnya.

Iptu Dwi Angga Prasetiyo juga mengungkapkan para tersangka, yaitu; SW (60), SY (59), MJ (42), FN (47) IL (46) MB (43) JS, AV (57) SW (40) DE (42) JR (33) HS (48) EJ (30) SW (39)

Petugas juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari tersangka SW, SY, dan MJ, berupa 1 (Satu) Set Kartu Remi Warna Biru, 10 (Sepuluh) Lembar Uang Dengan Total Rp. 600.000,- 1 (Satu) Buah Buku, 1 (Satu) Buah Pena Merek X Data Warna Coklat.

BACA JUGA  Wanita Ini Sayat Penis Pasangan Kumpul Kebonya, karena Tak Kunjung Dinikahi

Sedangkan dari tersangka BB, FN dan IL petugas mengamankan barang bukti 2 (Dua) Buah Hp Android. Uang Senilai Rp. 450.000,- Yang Terdiri Dari 4 Pecahan 100 Ribu Dan 1 Pecahan 50 Ribu, 1 (Satu) Buku Catatan dan sejumlah barang bukti lainnya dari lokasi yang berbeda.

Kasat Reskrim mengatakan pihaknya berhasil mengungkap beberapa jenis kasus perjudian di wilayah hukum Dharmasraya, yaitu Judi Online dan Judi Konvensional.

Kasus Judi Online berupa Judi Togel dan Judi High Domino. Sedangkan Konvensional Judi mengunakan kartu Remi jenis Abok.

Modus Operandi Judi Online dan Judi Konvensional menggunakan uang sebagai taruhan dan menjadikannya sebagai mata pencarian.

Para tersangka dikenakan Pasal 303 ke (1) ke 1e Jo Pasal 303 Bis (1) ke 4, dengan ancaman pidana penjara 10 Tahun.

Artikulli paraprakKabupaten Dharmasraya Menuju 3 Besar Nasional Pelaksanaan Perizinan Terpadu Satu Pintu
Artikulli tjetërJaksa Pinangki Melenggang Bebas, Terpidana Kasus Suap Ini Hanya Dipenjara 2 Tahun Saja