Beranda HUKUM 2 Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polisi, 5 Pelaku Lainnya Berhasil Kabur

2 Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polisi, 5 Pelaku Lainnya Berhasil Kabur

Tambang emas ilegal
Illustrasi
Dua orang penambang emas ilegal berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Kuantan Singingi (Kuansing). Dua pelaku tindak pidana penambangan emas tanpa izin (PETI) ini ditangkap di Desa Pintu Gobang Kari Kecamatan Kuantan Tengah, Rabu (7/9/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Iya, telah diringkus dua pelaku PETI (penambang emal ilegal) berinisial WDBS alias  D bin W (34) yang beralamat di Desa Jatiroto Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pelaku kedua berinisial MP alias M bin S (33) dengan alamat  Desa Jatiroto Kabupaten Pati, Jawa Tengah,” ujar Kapolres Kuansing AKBP Rendra Oktha Dinata SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Linter Sihaloho SH MH, Jumat (9/9/2022).

Linter Sihaloho menjelaskan bahwa pada, Rabu 7 September 2022 sekitar pukul 09.00 WIB, Satreskrim mendapatkan informasi dari masyarakat perihal adanya dugaan aktivitas penambangan emas ilegal di Desa Pintu Gobang Kari.

Setelah mendapat informasi itu, Kanit Patroli Sat Sabhara Polres Kuansing berkomunikasi dengan Kasat Reskrim Polres Kuansing untuk tindak lanjutnya.

Kemudian tim Patroli Sat Sabhara Polres Kuansing melakukan patroli ke TKP yang menjadi dugaan aktivitas PETI tersebut bersama tim Sat Reskrim Polres Kuansing guna melakukan penyelidikan dan peninjauan lokasi terkait aktivitas penambangan emas ilegal ini di Desa Pintu Gobang Kari.

Sesampainya di lokasi ditemukan sekitar 7 tujuh orang yang melakukan aktivitas PETI. Selanjutnya sekitar pukul 11.00 WIB tim melakukan pengintaian dan melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku dan berhasil mengamankan dua laki-laki pelaku aktivitas tambang emas ilegal. Sementara lima pelaku lainnya melarikan diri.

Tim mengamankan pelaku beserta barang bukti dan mengambil dokumentasi dan di bawah ke Polres Kuansing guna pengusutan lebih lanjut. Para pelaku melakukan perbuatan melanggar pasal 158 UU No.3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU no 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, sesuai pasal 35 diancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda Rp10 miliar.

BACA JUGA  Pelajar SMA Taruna Gunung Medan Dikeroyok Senior

Selain mengamankan tersangka, kata Linter, personel juga mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit mesin merk Tianli, 2 (dua) buah selang air, 1 (satu) buah gabang, 1 (satu) buah spiral, 1 (satu) buah pralon, 1 (satu) unit mesin Ns Siput, 1 (satu) unit gador, 5 (lima) lembar karpet.

Dalam melakukan penangkapan, Polres Kuansing menerjunkan anggota Sat Reskrim Polres Kuansing enam orang dan anggota Sat Sabhara Polres Kuansing lima orang.

 

Artikulli paraprak1,5 Ton Solar Bersubsidi Diamankan Polres Dharmasraya, 2 Pelaku Ditangkap di Sitiung
Artikulli tjetërHarga BBM Naik Membuat Rakyat Menderita, Tapi Karyawan BUMN Makin Sejahtera