Beranda EKONOMI Pasar Ternak Palangki Sepi Pembeli, Para Tauke Mengeluh

Pasar Ternak Palangki Sepi Pembeli, Para Tauke Mengeluh

Pasar Ternak Palangki
Illustrasi
Pasar ternak Palangki yang sebelumnya telah menjadi sentra pasar ternak di wilayah timur Sumatera Barat, kini justru sepi pembeli. Salah seorang tauke ternak mengatakan hal ini terjadi akibat merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Pasar Ternak Palangki, yang berada di Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) itu mengalami angka penjualan yang sangat merosot

“Pembeli banyak yang takut membeli sapi akibat virus itu,” ujar seorang tauke sapi Masrial (50), Sabtu (10/9/2022).

Pembeli dari masyarakat umum sangat kurang di pasar ternak Palangki ini, adapun transaksi jual beli ternak kebanyakan sesama tauke saja.

“Bisa dilihat sekarang, orang sangat sepi, yang ramai cuma pedagang saja, masyarakat umum tidak banyak yang membeli sapi ke sini,” ujarnya.

Masrial mengungkapkan, ia membawa sapi-sapinya dari daerah Solok dan dijualnya di setiap pasar ternak yang ada di Sumbar termasuk di Pasar ternak Palangki ini.

“Apalagi sekarang BBM naik, jadi modal kami juga ikut menambah. Di saat modal kami naik, harga sapi saat ini malah turun, karena sepinya pembeli,” ujar Masrial.

Ia menjelaskan, sapi yang biasanya seharga Rp10 juta , saat ini hanya ia jual dengan harga Rp7 juta. “Walaupun sekarang harga sudah diturunkan, tetapi pembeli tetap sepi,” katanya.

Biasanya kata Masrial dalam satu minggu, ia bisa menjual 50 ekor sapi, tetapi semenjak adanya virus PMK hanya 10 sapi.

“Biasanya seminggu itu bisa jual 50 sapi, sekarang 10 sapi saja sudah susah untuk dijual, ini saja hanya bawa enam sapi, belum ada yang laku,” ujarnya.

Artikulli paraprakBus PO Palala Bawa Paket Mencurigakan, Ternyata 5 Kg Ganja
Artikulli tjetërPertandingan Arema FC vs Persib Bandung, Laga yang Ditunggu di Liga 1