Beranda HUKUM Pelaku Curanmor dengan Modus Beri Bantuan Dibongkar Polres Dharmasraya

Pelaku Curanmor dengan Modus Beri Bantuan Dibongkar Polres Dharmasraya

Curanmor
Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus memberi bantuan kepada korban terjadi di wilayah hukum Dharmasraya. Salah satu pelaku berhasil ditangkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Pelaku curanmor ini ternyata seorang residivis berinisial “KD”. Pelaku menjalankan aksinya dengan modus memberikan bantuan kepada korban.

“Modus yang digunakan menarik, pelaku awalnya membawa proposal kemudian mengiming-imingi memberi bantuan kepada target yang sudah menjadi sasaran,” ujar Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah didampingi Kasat Reskrim Iptu Dwi Angga, di Pulau Punjung, Selasa (6/9/2022).

Kapolres mengungkapkan hal tersebut dalam jumpa pers pengungkapan kasus hasil operasi Sikat Singgalang di wilayah hukum Polres Dharmasraya dari 18 sampai 31 Agustus 2022.

Kemudian kata Kapolres setelah pelaku curanmor ini berhasil menyakini korban dengan iming-iming memperoleh bantuan, selanjutnya pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan bebas untuk melihat situasi.

“Disaat sudah situasi sudah aman dan korban lengah disanalah pelaku menjalankan aksinya,” katanya.

Ia mengatakan selama operasi sikat jajarannya Polres Dharmasraya memasang dua target operasi (TO), karena berdasarkan data kedua TO merupakan residivis kasus pencurian yang sudah meresahkan di daerah itu.

kapolres mengatakan dalam operasi sikat Polres mengungkap lima laporan polisi dengan dua tersangka dan mengamankan belasan kendaraan roda dua dan barang bukti hasil kejahatan lainnya. Kedua tersangka dan barang bukti sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Selain tersangka KD, kita juga berhasil meringkus satu tersangka lainnya berinisial J,” ujarnya.

Kapolres Dharmasraya mengimbau agar seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan karena tindakan kriminal kapan dan dimana saja dapat terjadi.

“Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada ketika memarkirkan kendaraan bermotor saat hendak ditinggalkan, jangan lupa mengambil kunci dan mengunci setang, kapan perlu pakai kunci tambahan. Kemudian kita juga imbau warga yang merasa kehilangan untuk melihat barang bukti ke polres,” pungkasnya.

Artikulli paraprakGadis Berusia 15 Tahun di Kuansing Dipaksa Berpakaian Seksi untuk Layani Tamu Kafe
Artikulli tjetërAktivis Lintas Elemen Sampaikan 3 Tuntutan ke Ketua DPD RI