Beranda EKONOMI Pemilik Pertamini Mengeluh Sepi Pembeli Setelah BBM Naik

Pemilik Pertamini Mengeluh Sepi Pembeli Setelah BBM Naik

Pertamini
Pemilik bensin pertamini mengeluh karena sepinya pembeli setelah pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Dampaknya sangat dirasakan oleh pedagang kecil di Kota Denpasar, Bali.

Pemilik Pertamini di Jalan Trengguli, Denpasar, Bali, Khamil (32) mengeluhkan sepinya pembeli pasca diumumkannya kebijakan tersebut.

“Pembeli juga banyak yang ngeluh sama naiknya harga BBM ini. Kalau di sini itu setiap hari biasanya ada sampai 10 orang yang beli Pertamax. Tapi, dari tadi pagi sampai sekarang baru 2 orang saja yang beli,” kata pria asal Madura ini, Minggu (4/9/2022).

Dirinya pun memprediksi penurunan pembeli tersebut akan berlangsung cukup lama dikarenakan masyarakat akan lebih berhemat dalam menggunakan BBM.

“Saya cuma bisa ikut peraturan yang ada saja, karena saya hanya orang kecil. Tapi, semoga pemerintah bisa turunkan harga BBM,” ungkap pria yang telah berjualan sejak tahun 2017 ini.

Tak berbeda jauh dari Khamil, pemilik Pertamini lainnya, yakni Warmandiyah (28) juga mengeluhkan penurunan jumlah pembeli.

“Langsung ada penurunan, hari ini saja baru 4 orang yang beli dan belinya juga sedikit. Kalau sebelum harga naik biasanya yang beli ke sini bisa sampai 10 orangan. Saya juga sekarang enggak mau stok Pertamax yang banyak, takut enggak laku,” aku pemilik Toko Anugerah ini.

Dirinya pun berharap pemerintah dapat segera mengembalikan harga BBM seperti sebelumnya.

“Harapannya bisa turun supaya jualan saya bisa laris. Saya sebagai penjual kan berharapnya jualan bisa laris dan pingin banyak pembeli yang datang,” tambahnya.

Artikulli paraprak3 Manfaat Pare Bagi Kesehatan, Jitu untuk Virus Berbahaya
Artikulli tjetërSengketa Lahan yang Rugikan Masyarakat Adat Buay Mencurung Ditindaklanjuti DPD RI