Beranda HUKUM Pencuri Ternak di Dharmasraya Teranjam 7 Tahun Penjara

Pencuri Ternak di Dharmasraya Teranjam 7 Tahun Penjara

Pencuri Ternak
Seorang pelaku pencuri ternak di Kabupaten Dharmasraya diringkus jajaran Polsek Sitiung. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

Pelaku pencuri ternak berinisial S (38) ditangkap Minggu (9/10/2022) sekitar pukul 02.00 WIB. Penangkapan terhadap pencuri ternak ini berawal dari laporan masyarakat perihal raibnya dua ekor ternak sapi di kebun sawit Jorong Marga Makmur Nagari Taratak Tinggi Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya.

“Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui pelaku pencurian ternak sapi tersebut berinisial S. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka,” ujar Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah.

Tersangka mengakui, sebelum melancarkan aksinya, dia melakukan pemantauan hewan ternak yang dilepaskan oleh pemiliknya terlebih dahulu. Setelah situasi benar-benar aman dan tidak ada pemiliknya, pelaku memindahkan sapi tersebut ke tempat lain.

Pelaku pencuri ternak ini selalu mengincar induk sapi yang memiliki anak. Sebab, saat induk sapi dibawa, otomatis anaknya mengikuti. Pelaku bisa mendapatkan 2 ekor sapi sekaligus. Jika selama perjalanan ada yang bertanya, dia akan mengaku sapi yang dibawa miliknya.

Saat dilakukan penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa seutas tali pengikat leher sapi disertai lonceng pada ikatan, dan uang Rp17 juta hasil penjualan 2 ekor sapi. Saat ini tersangka bersama barang bukti diamankan di Polsek Sitiung I Koto Agung.

Pelaku dikenakan Pasal 363 ayat (1) ke 1 KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

Kapolres juga mengapresiasi masyarakat yang telah turut serta berperan aktif dalam pengungkapan perkara itu. Penangkapan yang dilakukan diakui tidak terlepas dari informasi masyarakat pada pihak kepolisian.

“Sikap seperti inilah yang terus kami harapkan dari seluruh lapisan masyarakat. Peduli dan empati terhadap sesama warga yang diimplementasikan dalam bentuk saling menjaga, mengawasi kemananan di lingkungan masing-masing,” kata Kapolres.

BACA JUGA  Pelapor Kasus Korupsi Didukung DPR Bisa Dapat Imbalan

Dia berharap warga saling mengenali sehingga kejanggalan dan ketidaknyamanan dapat segera melapor dan berkoordinasi dengan pihak kepolisan.

“Sebagai bentuk usaha bersama menjaga Kamtibmas dan sinergitas antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya.

Source: langgam.id

Artikulli paraprakOperasi Zebra Singgalang 2022 Digelar Polres Dharmasraya, Amankan Pengendara di Bawah Umur
Artikulli tjetërSutan Riska: Pilwana Serentak di Dharmasraya Sukses dan Aman