Beranda HUKUM Penyelundupan Rokok Ilegal Sebanyak 271 Ribu Bungkus Digagalkan Polres Dharmasraya

Penyelundupan Rokok Ilegal Sebanyak 271 Ribu Bungkus Digagalkan Polres Dharmasraya

Rokok Ilegal
Penyelundupan 271 ribu bungkus rokok rokok ilegal dan diduga tidak memiliki bea cukai, yang dikemas dalam 542 kardus, digagalkan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dharmasraya, pada Selasa (30/8/2022) lalu.

Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah mengungkapkan, pihaknya melakukan penggagalan penyelundupan rokok ilegal itu, di Jalan Lintas Sumatera, Nagari IV Koto Pulau Punjung, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar).

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada mobil box kontainer yang membawa rokok ilegal,” ujar AKBP Nurhadiansyah, Sabtu (3/9/2022).

Kapolres AKBP Nurhadiansyah mengungkapkan, dari informasi tersebut, pihaknya melakukan pengintaian dan berhasil mengamankan mobil kontainer yang dimaksudkan tersebut.

Satreskrim Polres Dharmasraya, menggagalkan penyelundupan ratusan ribu bungkus rokok diduga tidak memiliki bea cukai yang dikemas dalam 542 kardus, Selasa (30/8/2022)

Pihaknya mengamankan satu mobil mini bus box kontainer,  yang  digunakan untuk membawa rokok ilegal tersebut dan seorang sopir berinisial DI (43) asal Kabupaten Banyuasin, provinsi tetangga yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Jika diuangkan dari harga pasar, total jumlahnya mencapai Rp 3 miliar,” ujar AKBP Nurhadiansyah.

Terkait rokok ilegal itu akan dibawa atau diedarkan dimana, kata AKBP Nurhadiansyah bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap satu orang lagi tersangka, yang kabur saat dilakukan penangkapan,” jelas AKBP Nurhadiansyah.

Tersangka DI dan barang bukti tersebut, saat ini sudah diamankan di Mapolres Dharmasraya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka diancam dengan pasal 199 ayat 1 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dan atau pasal 62 UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dan atau pasal 114 UU Nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan yang diubah pada pasal 104 UU nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Artikulli paraprakAnindita Hidayat Selebgram Cantik Selalu Tampil Bugar
Artikulli tjetërResep Sop Daging Sapi Bening dan Cara Mengolahnya